Anda Kenal PKS?
Partai Keadilan Sejahtera, partai politik Islami, partai yang dianggap bersih, partai pemuda Islam, partai pemersatu ummat, partai yang peduli rakyat. Benarkah?
Sebagai orang yang telah bergabung dengan kelompok pengajian cikal bakal partai ini, sebagai orang yang telah ikut andil dalam pendirian organisasi pelajar dari partai ini, sebagai salah satu pembina dari sebagian kader partai ini, apakah saya terlalu awam untuk bicara tentang PKS?
PK yang kemudian menjadi PKS mungkin hanya kendaraan politik. Tetapi kendaraan politik siapa? Ummat Islam? Mungkin ya. Tetapi Islam yang bagaimana? Ahlus Sunnah wal Jama’ah? Nyatanya bukan. PKS lahir dari para wahhabi ekstrimis. Salah satu sesepuh mereka, Ust. Hasib Lc. tercatat pernah memimpin ‘pengrusakan’ makam dalam rangka meratakan kuburan. Mereka termasuk orang-orang yang menolak tahlilan, tawassul dengan Nabi, dsb. Menurut para ulama seperti Ibnu Taymiyah dan Ibnul Qoyyim Al-Jauzi, para pendiri PKS ini merupakan ahlul bid’ah.
PKS bukan partai ummat Islam, tetapi partai kaum heretic, ahlul bid’ah. Bukan saya yang menyatakan hal ini, tetapi Ibnu Taymiyah dan Ibnul Qoyyim Al-Jauzi. PKS juga bukan partai pemersatu. Nyatanya, PKS tidak berminat untuk mengayomi ummat Islam yang berbeda pendapat dengan mereka. Ketika mereka berhasil menguasai Depok, mereka mempersempit da’wah Ahlus Sunnah wal Jama’ah di sana. Anda tahu apa yang akan mereka lakukan jika mereka berhasil berkuasa di Indonesia? Lihatlah Arab Saudi yang dikuasai kaum heretic ini. Mereka melakukan pengrusakan dan pertumpahan darah. Inikah gambaran pemersatu ummat?
Saya telah keluar dari partai ini, karena saya kenal secara langsung. Bukan karena dipengaruhi orang, tetapi karena saya sadar akan siapa dan bagaimana pemikiran para pendirinya. Tidak heran jika kader mereka menolak amalan-amalan Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Karena kaderisasi yang mereka lakukan memang berhasil mengubah pemikiran pemuda yang kurang aqalnya.
Diriwayatkan dari Ali r.a katanya: Aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: “Pada akhir zaman akan muncul kaum yang muda usia dan lemah akalnya. Mereka berkata-kata seolah-olah mereka adalah manusia yang terbaik. Mereka membaca al-Quran tetapi tidak melepasi kerongkong mereka. Mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah menembusi binatang buruan. Apabila kamu bertemu dengan mereka, maka bunuhlah mereka kerana sesungguhnya, membunuh mereka ada pahalanya di sisi Allah pada Hari Kiamat.” (HR. Bukhori, Muslim, An-Nasa`i, Abu Daud)
posted on April 4th, 2008 at 8:55 pm
posted on April 16th, 2008 at 1:37 pm
posted on April 20th, 2008 at 8:27 pm
posted on April 22nd, 2008 at 3:22 pm
posted on April 22nd, 2008 at 5:11 pm
posted on April 23rd, 2008 at 11:25 am
posted on April 23rd, 2008 at 1:42 pm
posted on April 23rd, 2008 at 8:52 pm
posted on April 24th, 2008 at 7:10 pm
posted on April 25th, 2008 at 7:09 pm
posted on April 26th, 2008 at 2:03 am
posted on April 26th, 2008 at 2:25 am
posted on April 26th, 2008 at 3:30 pm
posted on April 27th, 2008 at 7:21 pm
posted on April 28th, 2008 at 11:30 pm
posted on April 29th, 2008 at 7:36 pm
posted on May 1st, 2008 at 10:49 pm
posted on May 1st, 2008 at 11:38 pm
posted on June 16th, 2008 at 7:15 am
posted on June 16th, 2008 at 10:50 pm